Surat lamaran kerja adalah surat resmi untuk melamar posisi di perusahaan. Susunan yang baik dan benar: tempat dan tanggal, lampiran, perihal, alamat tujuan (HRD dan nama perusahaan), salam pembuka, sumber informasi lowongan dan posisi yang dilamar, data diri singkat, kualifikasi dan alasan cocok, daftar lampiran, penutup dengan harapan wawancara, serta tanda tangan dan nama jelas.
Diperbarui:
Satu surat untuk satu perusahaan: sebutkan nama perusahaan dan posisi yang tepat. Surat yang jelas-jelas disalin untuk banyak perusahaan cepat dilewati.
Jika melamar lewat email atau portal, surat lamaran bisa ditulis di badan email dan CV dilampirkan dalam PDF.
Surat lamaran bukan pengulangan CV. CV memuat seluruh riwayat Anda; surat lamaran menjelaskan kenapa Anda cocok untuk posisi itu, dengan dua atau tiga bukti yang paling relevan dengan syarat lowongan.
Panjang idealnya satu halaman A4, dengan bahasa formal yang sopan dan kalimat yang langsung ke inti. HRD biasanya hanya membaca sekilas, jadi posisi yang dilamar harus terbaca di paragraf pertama.
Kapan surat ini dipakai
Melamar lowongan yang diiklankan di situs lowongan, LinkedIn, media sosial, atau koran.
Mengirim berkas lamaran langsung ke HRD atau lewat pos.
Melamar lewat email, dengan surat lamaran di badan email atau sebagai lampiran PDF.
Melengkapi CV saat mendaftar di portal karier perusahaan yang meminta surat lamaran.
Melamar ke perusahaan yang tidak sedang membuka lowongan (lamaran inisiatif).
Isi yang wajib ada
Tempat dan tanggal penulisan surat.
Lampiran (jumlah berkas) dan perihal, misalnya “Lamaran Pekerjaan sebagai Staf Administrasi”.
Alamat tujuan: Yth. HRD atau nama pejabat, nama perusahaan, dan alamatnya.
Salam pembuka dan sumber informasi lowongan beserta tanggalnya.
Data diri singkat: nama, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir, alamat, dan kontak.
Kualifikasi dan pengalaman yang sesuai dengan syarat lowongan, dengan contoh atau angka.
Motivasi singkat: kenapa perusahaan itu dan kenapa posisi itu.
Daftar lampiran yang benar-benar Anda sertakan.
Penutup dengan harapan wawancara, salam, tanda tangan, dan nama lengkap.
Contoh siap salin
SURAT LAMARAN KERJA
[KOTA], [TANGGAL]
Lampiran: 1 (satu) berkas
Perihal: Lamaran Pekerjaan sebagai [POSISI]
Kepada Yth. HRD [NAMA PERUSAHAAN], [ALAMAT PERUSAHAAN]
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan kerja di [SUMBER: situs/LinkedIn/koran] pada tanggal [TANGGAL], saya bermaksud melamar posisi [POSISI] di [NAMA PERUSAHAAN]. Berikut data diri saya:
Saya memiliki pengalaman [PENGALAMAN SINGKAT] dan terbiasa [KEAHLIAN YANG SESUAI DENGAN LOWONGAN]. Saya yakin dapat berkontribusi dalam [TUGAS POSISI] dan siap belajar serta bekerja dalam tim.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan: 1. Daftar riwayat hidup; 2. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai; 3. Fotokopi KTP; 4. Pas foto terbaru; 5. Sertifikat pendukung.
Besar harapan saya untuk dapat mengikuti tahap seleksi berikutnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
_______________
[NAMA LENGKAP]
Cara mengisi, langkah demi langkah
Baca iklan lowongan dan catat syarat utamanya: pendidikan, pengalaman, dan keahlian.
Tulis perihal dan alamat tujuan sesuai nama perusahaan dan posisi yang tepat.
Di paragraf pembuka, sebutkan posisi yang dilamar dan dari mana Anda tahu lowongannya.
Isi data diri singkat; detail lengkap cukup ada di CV.
Tulis dua atau tiga kualifikasi yang paling cocok dengan syarat lowongan, dengan contoh nyata.
Susun daftar lampiran sesuai berkas yang Anda kirim, dengan urutan yang sama.
Periksa ejaan, nama perusahaan, dan tanggal, lalu simpan sebagai PDF jika dikirim online.
Kesalahan yang sering bikin masalah
Salah menulis nama perusahaan atau posisi — kesalahan yang paling cepat membuat lamaran gugur.
Surat terlalu panjang atau hanya mengulang isi CV.
Tidak menyebut posisi yang dilamar, atau menyebut posisi yang berbeda dengan iklan.
Lampiran tidak sesuai daftar, misalnya menulis “transkrip nilai” tetapi tidak melampirkannya.
Memakai bahasa tidak formal, singkatan chat, atau email dengan nama yang tidak profesional.
Mengirim file Word yang formatnya bisa berantakan di komputer HRD, bukan PDF.
Umumnya diketik. Tulis tangan hanya jika diminta oleh perusahaan; dalam hal itu gunakan kertas folio bergaris dan tinta hitam atau biru.
Berapa panjang surat lamaran?
Cukup satu halaman A4, sekitar tiga sampai lima paragraf.
Apakah perlu pas foto di surat lamaran?
Pas foto biasanya dilampirkan terpisah atau di CV, sesuai permintaan lowongan.
Ditujukan kepada siapa jika nama HRD tidak diketahui?
Tulis “Kepada Yth. Bapak/Ibu Pimpinan HRD” atau “Kepada Yth. Manajer Personalia” diikuti nama dan alamat perusahaan.
Apa bedanya surat lamaran dan CV?
CV berisi riwayat lengkap — pendidikan, pengalaman, keahlian. Surat lamaran adalah pengantar yang menjelaskan posisi yang dilamar dan kenapa Anda cocok. Keduanya biasanya dikirim bersama.
Apa saja lampiran surat lamaran kerja?
Umumnya CV, fotokopi ijazah dan transkrip nilai, fotokopi KTP, pas foto terbaru, dan sertifikat pendukung. Ikuti daftar di iklan lowongan jika ada.
Bagaimana jika melamar lewat email?
Tulis subjek yang jelas (posisi dan nama lengkap), isi badan email dengan surat lamaran singkat, lalu lampirkan CV dan berkas lain dalam PDF. Gabungkan lampiran menjadi satu PDF bila diminta satu file.
Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.