Contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar

Surat lamaran kerja adalah surat resmi untuk melamar posisi di perusahaan. Susunan yang baik dan benar: tempat dan tanggal, lampiran, perihal, alamat tujuan (HRD dan nama perusahaan), salam pembuka, sumber informasi lowongan dan posisi yang dilamar, data diri singkat, kualifikasi dan alasan cocok, daftar lampiran, penutup dengan harapan wawancara, serta tanda tangan dan nama jelas.

Diperbarui:

Satu surat untuk satu perusahaan: sebutkan nama perusahaan dan posisi yang tepat. Surat yang jelas-jelas disalin untuk banyak perusahaan cepat dilewati.

Jika melamar lewat email atau portal, surat lamaran bisa ditulis di badan email dan CV dilampirkan dalam PDF.

Kapan surat ini dipakai

  • Melamar lowongan yang diiklankan.
  • Mengirim berkas ke HRD secara langsung.
  • Lamaran lewat pos atau kantor.
  • Melengkapi CV saat melamar online.

Isi yang wajib ada

  • Tempat, tanggal, lampiran, dan perihal.
  • Alamat tujuan.
  • Posisi yang dilamar dan sumber info.
  • Data diri singkat.
  • Kualifikasi dan motivasi.
  • Daftar lampiran, penutup, dan tanda tangan.

Contoh siap salin

SURAT LAMARAN KERJA

[KOTA], [TANGGAL]

Lampiran: 1 (satu) berkas

Perihal: Lamaran Pekerjaan sebagai [POSISI]

Kepada Yth. HRD [NAMA PERUSAHAAN], [ALAMAT PERUSAHAAN]

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan kerja di [SUMBER: situs/LinkedIn/koran] pada tanggal [TANGGAL], saya bermaksud melamar posisi [POSISI] di [NAMA PERUSAHAAN]. Berikut data diri saya:

Nama: [NAMA]; Tempat/tanggal lahir: [TTL]; Pendidikan terakhir: [PENDIDIKAN, JURUSAN, KAMPUS/SEKOLAH]; Alamat: [ALAMAT]; Telepon/email: [NOMOR/EMAIL].

Saya memiliki pengalaman [PENGALAMAN SINGKAT] dan terbiasa [KEAHLIAN YANG SESUAI DENGAN LOWONGAN]. Saya yakin dapat berkontribusi dalam [TUGAS POSISI] dan siap belajar serta bekerja dalam tim.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan: 1. Daftar riwayat hidup; 2. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai; 3. Fotokopi KTP; 4. Pas foto terbaru; 5. Sertifikat pendukung.

Besar harapan saya untuk dapat mengikuti tahap seleksi berikutnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

_______________
[NAMA LENGKAP]

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Sesuaikan nama perusahaan dan posisi setiap kali melamar.
  2. Tulis kualifikasi yang sesuai dengan syarat lowongan.
  3. Periksa ejaan dan tanda baca.
  4. Urutkan lampiran sesuai daftar.
  5. Simpan dan kirim dalam PDF jika online.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Salah menulis nama perusahaan.
  • Surat terlalu panjang atau mengulang CV.
  • Tidak menyebut posisi yang dilamar.
  • Lampiran tidak sesuai daftar.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Surat lamaran ditulis tangan atau diketik?

Umumnya diketik. Tulis tangan hanya jika diminta oleh perusahaan.

Berapa panjang surat lamaran?

Cukup satu halaman.

Apakah perlu pas foto di surat lamaran?

Pas foto biasanya dilampirkan terpisah atau di CV, sesuai permintaan lowongan.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.