Contoh surat pernyataan bermeterai

Surat pernyataan adalah surat yang dibuat seseorang untuk menyatakan suatu fakta atau kesanggupan secara tertulis dan bertanggung jawab atas kebenarannya. Formatnya: judul, identitas pembuat (nama, NIK, tempat/tanggal lahir, alamat), isi pernyataan yang jelas, kesediaan menanggung akibat jika tidak benar, tempat dan tanggal, serta tanda tangan di atas meterai bila dipakai sebagai bukti.

Diperbarui:

Surat pernyataan yang tidak benar dapat berakibat hukum, termasuk pidana jika dipakai untuk menipu atau memalsukan keterangan.

Jika pernyataan menyangkut pihak lain atau fakta yang perlu dikuatkan, tambahkan saksi atau tanda tangan pejabat yang mengetahui (misalnya RT/RW atau lurah).

Kapan surat ini dipakai

  • Persyaratan pendaftaran kerja, sekolah, atau beasiswa.
  • Menyatakan kebenaran data.
  • Menyatakan kesanggupan atau janji.
  • Keperluan administrasi di instansi.

Isi yang wajib ada

  • Judul surat pernyataan.
  • Identitas pembuat pernyataan.
  • Isi pernyataan yang jelas.
  • Kesediaan menanggung akibat.
  • Tempat, tanggal, tanda tangan, dan meterai.
  • Saksi atau pejabat yang mengetahui (jika perlu).

Contoh siap salin

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [NAMA LENGKAP]

NIK: [NIK]

Tempat/tanggal lahir: [TEMPAT, TANGGAL]

Pekerjaan: [PEKERJAAN]

Alamat: [ALAMAT]

Dengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa: [ISI PERNYATAAN, misalnya: data yang saya isikan dalam formulir pendaftaran X adalah benar / saya bersedia mematuhi seluruh peraturan Y].

Apabila di kemudian hari pernyataan ini terbukti tidak benar, saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

[KOTA], [TANGGAL]

Yang membuat pernyataan,
meterai Rp10.000
_______________ ([NAMA LENGKAP])

Dasar hukum: UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai (surat pernyataan yang dipakai sebagai alat bukti).

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Isi identitas sesuai KTP.
  2. Tulis isi pernyataan dalam kalimat yang jelas dan spesifik.
  3. Tambahkan kesediaan menanggung akibat.
  4. Tanda tangani di atas meterai, sebagian mengenai meterai.
  5. Tambahkan saksi jika diminta.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Isi pernyataan terlalu umum.
  • Tanda tangan tidak mengenai meterai.
  • Menyatakan hal yang tidak benar.
  • Identitas tidak sesuai KTP.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara tanda tangan di atas meterai yang benar?

Tanda tangan sebagian di atas meterai dan sebagian di kertas, agar meterai terikat pada dokumen.

Apakah surat pernyataan tanpa meterai sah?

Isinya tetap merupakan pernyataan, tetapi meterai diperlukan jika surat akan dipakai sebagai alat bukti, dan banyak instansi mensyaratkannya.

Bolehkah memakai meterai elektronik?

Boleh untuk dokumen elektronik, sesuai ketentuan meterai elektronik.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.