Surat teguran anggota organisasi dikirim pengurus kepada anggota yang tidak aktif, tidak membayar iuran, atau melanggar AD/ART dan peraturan organisasi. Isinya: identitas anggota, pelanggaran dengan contoh dan tanggal, pasal AD/ART yang dilanggar, kesempatan memberikan klarifikasi, harapan perbaikan, sanksi berikutnya sesuai aturan, serta tanda tangan ketua dan sekretaris.
Diperbarui:
Sanksi organisasi hanya sah jika diatur dalam AD/ART atau peraturan organisasi.
Beri kesempatan klarifikasi sebelum sanksi yang lebih berat.
Kapan surat ini dipakai
Anggota tidak aktif berbulan-bulan.
Pengurus tidak menjalankan tugas.
Pelanggaran kode etik.
Tidak membayar iuran anggota.
Isi yang wajib ada
Identitas anggota.
Pelanggaran.
Dasar aturan.
Kesempatan klarifikasi.
Sanksi berikutnya.
Tanda tangan pengurus.
Contoh siap salin
SURAT TEGURAN
[KOP ORGANISASI]
Nomor: [NOMOR]
Kepada Yth. Saudara/i [NAMA], anggota [NAMA ORGANISASI] nomor anggota [NOMOR]
Berdasarkan catatan pengurus, Saudara/i telah [PELANGGARAN: tidak menghadiri rapat dan kegiatan sejak BULAN / melakukan TINDAKAN pada TANGGAL], yang bertentangan dengan [Pasal XX AD/ART atau peraturan organisasi].
Pengurus memberikan kesempatan kepada Saudara/i untuk menyampaikan klarifikasi secara lisan atau tertulis paling lambat [TANGGAL].
Apabila tidak ada klarifikasi atau perbaikan, pengurus dapat memberikan sanksi berikutnya sesuai [Pasal XX], berupa [PERINGATAN KEDUA / PEMBERHENTIAN SEMENTARA].
Hanya jika AD/ART mengaturnya untuk pelanggaran tertentu; umumnya didahului teguran.
Siapa yang menandatangani?
Ketua dan sekretaris, sesuai AD/ART.
Bagaimana jika anggota tidak menanggapi?
Catat dan lanjutkan sesuai tahapan sanksi dalam aturan.
Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.