Contoh surat teguran anggota organisasi

Surat teguran anggota organisasi dikirim pengurus kepada anggota yang tidak aktif, tidak membayar iuran, atau melanggar AD/ART dan peraturan organisasi. Isinya: identitas anggota, pelanggaran dengan contoh dan tanggal, pasal AD/ART yang dilanggar, kesempatan memberikan klarifikasi, harapan perbaikan, sanksi berikutnya sesuai aturan, serta tanda tangan ketua dan sekretaris.

Diperbarui:

Sanksi organisasi hanya sah jika diatur dalam AD/ART atau peraturan organisasi.

Beri kesempatan klarifikasi sebelum sanksi yang lebih berat.

Kapan surat ini dipakai

  • Anggota tidak aktif berbulan-bulan.
  • Pengurus tidak menjalankan tugas.
  • Pelanggaran kode etik.
  • Tidak membayar iuran anggota.

Isi yang wajib ada

  • Identitas anggota.
  • Pelanggaran.
  • Dasar aturan.
  • Kesempatan klarifikasi.
  • Sanksi berikutnya.
  • Tanda tangan pengurus.

Contoh siap salin

SURAT TEGURAN

[KOP ORGANISASI]

Nomor: [NOMOR]

Kepada Yth. Saudara/i [NAMA], anggota [NAMA ORGANISASI] nomor anggota [NOMOR]

Berdasarkan catatan pengurus, Saudara/i telah [PELANGGARAN: tidak menghadiri rapat dan kegiatan sejak BULAN / melakukan TINDAKAN pada TANGGAL], yang bertentangan dengan [Pasal XX AD/ART atau peraturan organisasi].

Pengurus memberikan kesempatan kepada Saudara/i untuk menyampaikan klarifikasi secara lisan atau tertulis paling lambat [TANGGAL].

Apabila tidak ada klarifikasi atau perbaikan, pengurus dapat memberikan sanksi berikutnya sesuai [Pasal XX], berupa [PERINGATAN KEDUA / PEMBERHENTIAN SEMENTARA].

[KOTA], [TANGGAL]

Ketua, _______________ ([NAMA])
Sekretaris, _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Periksa AD/ART.
  2. Tulis pelanggaran dengan fakta.
  3. Beri kesempatan klarifikasi.
  4. Sebut sanksi sesuai aturan.
  5. Arsipkan.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Sanksi tanpa dasar aturan.
  • Tanpa kesempatan klarifikasi.
  • Pelanggaran tidak spesifik.
  • Hanya satu pengurus menandatangani.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Bolehkah langsung memberhentikan anggota?

Hanya jika AD/ART mengaturnya untuk pelanggaran tertentu; umumnya didahului teguran.

Siapa yang menandatangani?

Ketua dan sekretaris, sesuai AD/ART.

Bagaimana jika anggota tidak menanggapi?

Catat dan lanjutkan sesuai tahapan sanksi dalam aturan.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.