Contoh surat teguran karyawan

Surat teguran adalah catatan tertulis atas perilaku atau kinerja karyawan yang perlu diperbaiki, biasanya sebelum surat peringatan resmi. Isinya: perilaku yang dipermasalahkan dengan contoh konkret, harapan perusahaan, jangka waktu perbaikan, dukungan yang diberikan, dan konsekuensi jika tidak ada perbaikan.

Diperbarui:

Surat teguran bersifat pembinaan; nada yang tegas tetapi sopan lebih efektif.

Jadwalkan evaluasi setelah jangka waktu perbaikan.

Kapan surat ini dipakai

  • Keterlambatan pertama kali yang berulang.
  • Sikap kurang sopan kepada pelanggan.
  • Kualitas kerja menurun.
  • Tidak mengikuti prosedur ringan.

Isi yang wajib ada

  • Identitas karyawan.
  • Perilaku dan contoh.
  • Harapan.
  • Jangka waktu perbaikan.
  • Dukungan.
  • Konsekuensi.

Contoh siap salin

SURAT TEGURAN

[KOP PERUSAHAAN]

Kepada Yth. [NAMA], [JABATAN]

Melalui surat ini kami menyampaikan teguran atas [PERILAKU], antara lain pada [TANGGAL/CONTOH].

Kami mengharapkan Saudara [HARAPAN KONKRET] mulai [TANGGAL]. Atasan Saudara, [NAMA], akan mendampingi melalui [pembinaan/pelatihan].

Evaluasi akan dilakukan pada [TANGGAL]. Apabila tidak ada perbaikan, perusahaan dapat memberikan surat peringatan sesuai peraturan perusahaan.

[KOTA], [TANGGAL]

[ATASAN/HRD], _______________ ([NAMA])
Diterima: _______________ ([NAMA KARYAWAN])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Bicarakan langsung terlebih dahulu.
  2. Tulis contoh konkret.
  3. Tetapkan harapan dan tenggat.
  4. Tawarkan dukungan.
  5. Evaluasi sesuai jadwal.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Nada menghakimi.
  • Tanpa contoh konkret.
  • Tanpa jadwal evaluasi.
  • Menyamakan teguran dengan SP resmi.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah surat teguran sama dengan SP?

Tidak. Teguran bersifat pembinaan awal; SP adalah sanksi disiplin berjenjang sesuai peraturan perusahaan.

Perlu tanda tangan karyawan?

Sebaiknya sebagai tanda terima, bukan tanda setuju.

Apakah dicatat di arsip?

Ya, sebagai riwayat pembinaan.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.