Contoh surat perjanjian titip jual (konsinyasi)

Perjanjian titip jual (konsinyasi) mengatur barang milik penitip yang dijual oleh toko, dengan pembayaran kepada penitip hanya untuk barang yang terjual. Isinya: daftar barang titipan dan jumlahnya, harga jual, komisi atau margin toko, jadwal laporan penjualan dan pembayaran, pengembalian barang tidak laku atau kedaluwarsa, serta tanggung jawab atas barang hilang atau rusak di toko.

Diperbarui:

Barang titipan tetap milik penitip sampai terjual; toko bertanggung jawab menjaganya.

Gunakan nota titipan setiap kali barang diantar dan ditarik.

Kapan surat ini dipakai

  • UMKM menitip produk ke toko oleh-oleh.
  • Penerbit menitip buku ke toko buku.
  • Pengrajin menitip ke galeri.
  • Produsen kue menitip ke kafe.

Isi yang wajib ada

  • Daftar barang.
  • Harga jual.
  • Komisi toko.
  • Laporan dan pembayaran.
  • Barang tidak laku.
  • Hilang dan rusak.

Contoh siap salin

PERJANJIAN TITIP JUAL (KONSINYASI)

Antara [NAMA PENITIP], alamat [ALAMAT] (PENITIP), dan [NAMA TOKO], diwakili [NAMA], alamat [ALAMAT] (TOKO).

1. Barang

PENITIP menitipkan barang sesuai nota titipan yang ditandatangani kedua pihak setiap kali pengantaran.

2. Harga dan komisi

Barang dijual dengan harga [sesuai daftar harga]; TOKO berhak atas komisi [XX]% dari harga jual [atau selisih harga jual dengan harga titip].

3. Laporan dan pembayaran

TOKO melaporkan penjualan setiap [minggu/bulan] dan membayar hasil penjualan setelah dikurangi komisi paling lambat [XX] hari setelah laporan, ke rekening [BANK/NOMOR].

4. Barang tidak laku

Barang yang tidak terjual dalam [XX] hari atau mendekati kedaluwarsa ditarik PENITIP atas biayanya.

5. Kepemilikan dan risiko

Barang tetap milik PENITIP sampai terjual. Barang yang hilang atau rusak di TOKO karena kelalaian TOKO diganti sesuai harga titip.

6. Jangka waktu

Perjanjian berlaku [XX] bulan dan dapat dihentikan dengan pemberitahuan [XX] hari, dengan penyelesaian barang dan pembayaran yang tersisa.

[KOTA], [TANGGAL]

PENITIP, _______________ ([NAMA])
TOKO, _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Buat daftar harga.
  2. Gunakan nota setiap titipan.
  3. Sepakati komisi.
  4. Tetapkan jadwal laporan.
  5. Tarik barang tidak laku tepat waktu.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Tanpa nota titipan.
  • Jadwal pembayaran tidak jelas.
  • Barang kedaluwarsa tidak ditarik.
  • Tanggung jawab kehilangan tidak diatur.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya konsinyasi dan beli putus?

Dalam konsinyasi toko membayar setelah barang laku; dalam beli putus toko membayar saat membeli.

Berapa komisi toko?

Tidak ada angka baku; disepakati para pihak sesuai jenis barang.

Bagaimana mencatatnya?

Gunakan nota titipan dan kuitansi saat menerima pembayaran.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.