Contoh surat perjanjian kerja sama dengan vendor

Perjanjian kerja sama vendor mengatur layanan jasa berkelanjutan dari vendor kepada perusahaan, seperti kebersihan, IT, katering, atau logistik. Isinya: lingkup layanan, standar layanan (SLA) dan sanksi jika tidak tercapai, biaya dan penagihan, pajak, kerahasiaan, perlindungan data pribadi, tanggung jawab atas personel vendor, jangka waktu, dan pemutusan.

Diperbarui:

SLA yang terukur (waktu respons, tingkat ketersediaan) lebih mudah ditegakkan daripada janji umum.

Jika vendor mengolah data pribadi karyawan atau pelanggan, atur kewajiban perlindungan datanya.

Kapan surat ini dipakai

  • Vendor kebersihan atau keamanan.
  • Vendor IT dan perawatan sistem.
  • Vendor katering karyawan.
  • Vendor logistik atau kurir.

Isi yang wajib ada

  • Lingkup layanan.
  • SLA.
  • Biaya dan penagihan.
  • Kerahasiaan dan data pribadi.
  • Personel vendor.
  • Jangka waktu dan pemutusan.

Contoh siap salin

PERJANJIAN KERJA SAMA PENYEDIAAN JASA

Nomor: [NOMOR]

Antara [NAMA PERUSAHAAN], diwakili [NAMA], [JABATAN] (PERUSAHAAN), dan [NAMA VENDOR], diwakili [NAMA], [JABATAN] (VENDOR).

Pasal 1 – Layanan

VENDOR menyediakan jasa [JENIS JASA] sesuai lingkup dan spesifikasi pada Lampiran 1.

Pasal 2 – Standar layanan

VENDOR memenuhi standar layanan pada Lampiran 2 [misalnya waktu respons XX jam]. Jika tidak tercapai, PERUSAHAAN berhak atas pengurangan biaya sebesar [XX]% untuk periode tersebut.

Pasal 3 – Biaya

Biaya Rp[JUMLAH] per [bulan], [belum/sudah] termasuk pajak. Tagihan diajukan setiap [TANGGAL] dan dibayar [XX] hari setelah diterima lengkap.

Pasal 4 – Personel

Personel VENDOR tetap menjadi pekerja VENDOR. VENDOR bertanggung jawab atas upah, BPJS, dan disiplin personelnya serta mematuhi tata tertib PERUSAHAAN.

Pasal 5 – Kerahasiaan dan data

VENDOR menjaga kerahasiaan informasi PERUSAHAAN dan hanya memproses data pribadi sesuai instruksi tertulis PERUSAHAAN serta peraturan perlindungan data pribadi yang berlaku.

Pasal 6 – Jangka waktu

Perjanjian berlaku [XX] bulan sejak [TANGGAL] dan dapat diperpanjang dengan kesepakatan tertulis.

Pasal 7 – Pemutusan

Masing-masing pihak dapat memutus perjanjian dengan pemberitahuan tertulis [XX] hari, atau segera jika terjadi pelanggaran berat yang tidak diperbaiki setelah teguran.

Pasal 8 – Sengketa

Perselisihan diselesaikan secara musyawarah, dan jika gagal melalui Pengadilan Negeri [KOTA].

Dibuat rangkap dua bermeterai cukup di [KOTA], [TANGGAL].

PERUSAHAAN, _______________ ([NAMA])
VENDOR, _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Tulis lingkup di lampiran.
  2. Tetapkan SLA terukur.
  3. Atur penagihan dan pajak.
  4. Masukkan klausul data pribadi.
  5. Evaluasi berkala.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • SLA tidak terukur.
  • Status personel vendor tidak jelas.
  • Tanpa klausul data pribadi.
  • Tanpa mekanisme pemutusan.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu SLA?

Service level agreement: standar layanan terukur beserta konsekuensi jika tidak tercapai.

Siapa yang membayar BPJS personel vendor?

Vendor sebagai pemberi kerja personelnya.

Perlu klausul perlindungan data?

Ya, jika vendor mengakses atau mengolah data pribadi.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.