Contoh paklaring (surat keterangan pengalaman kerja)

Paklaring atau surat keterangan pengalaman kerja diberikan perusahaan kepada pekerja yang hubungan kerjanya berakhir. Isinya: identitas pekerja, jabatan, tanggal mulai dan berakhir bekerja, dan bahwa pekerja telah berhenti dengan baik. KUHPerdata mewajibkan pengusaha memberi surat keterangan saat hubungan kerja berakhir, dan paklaring juga dipakai untuk klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan.

Diperbarui:

Paklaring sebaiknya netral dan faktual. Pernyataan negatif yang merugikan pekerja dapat menjadi sengketa.

Pekerja yang mengundurkan diri sesuai prosedur berhak menerima paklaring, tidak hanya yang di-PHK.

Kapan surat ini dipakai

  • Karyawan mengundurkan diri.
  • Kontrak kerja berakhir.
  • Pemutusan hubungan kerja.
  • Persyaratan klaim JHT BPJS.

Isi yang wajib ada

  • Kop dan nomor surat.
  • Identitas pekerja.
  • Jabatan terakhir.
  • Tanggal mulai dan berakhir bekerja.
  • Keterangan berhenti dengan baik.
  • Tanda tangan dan cap.

Contoh siap salin

SURAT KETERANGAN PENGALAMAN KERJA

[KOP PERUSAHAAN]

Nomor: [NOMOR]

Yang bertanda tangan di bawah ini, [NAMA], [JABATAN] [NAMA PERUSAHAAN], menerangkan bahwa:

Nama: [NAMA PEKERJA]; NIK: [NIK]; Jabatan terakhir: [JABATAN].

Telah bekerja di [NAMA PERUSAHAAN] sejak [TANGGAL MULAI] sampai dengan [TANGGAL BERAKHIR], dan berhenti bekerja karena [mengundurkan diri / berakhirnya kontrak kerja / ALASAN LAIN].

Selama bekerja, yang bersangkutan telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan semoga sukses di tempat yang baru.

Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

[KOTA], [TANGGAL]

_______________ (cap perusahaan)
[NAMA PEJABAT], [JABATAN]

Dasar hukum: KUHPerdata Pasal 1602z (surat keterangan saat hubungan kerja berakhir).

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Cek tanggal mulai dan berakhir dari arsip.
  2. Tulis alasan berhenti secara netral.
  3. Tanda tangani oleh pejabat berwenang.
  4. Serahkan bersama dokumen akhir kerja lainnya.
  5. Simpan salinan di arsip perusahaan.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Menahan paklaring karena urusan lain.
  • Tanggal kerja salah.
  • Isi merugikan tanpa dasar.
  • Tanpa cap perusahaan.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah paklaring wajib untuk klaim JHT?

Klaim JHT karena berhenti bekerja umumnya memerlukan surat keterangan berhenti bekerja atau paklaring dari perusahaan. Cek persyaratan terbaru BPJS Ketenagakerjaan.

Apakah perusahaan boleh menolak memberi paklaring?

Pengusaha diwajibkan memberi surat keterangan saat hubungan kerja berakhir. Jika ditolak, pekerja dapat mengadu ke dinas ketenagakerjaan.

Apakah paklaring memuat gaji?

Biasanya tidak, kecuali diminta pekerja untuk keperluan tertentu.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.