Contoh surat penawaran harga proyek konstruksi

Surat penawaran harga proyek dikirim kontraktor atau pemborong kepada pemilik proyek untuk menawarkan harga pekerjaan konstruksi atau renovasi. Isinya: nama dan lokasi pekerjaan, total harga penawaran dengan terbilang (berdasarkan rencana anggaran biaya/RAB terlampir), status pajak, masa pelaksanaan, masa berlaku penawaran, usulan cara pembayaran, masa pemeliharaan, serta lampiran RAB, jadwal, dan profil perusahaan.

Diperbarui:

RAB yang rinci per item pekerjaan memudahkan negosiasi dan mencegah perselisihan tentang pekerjaan tambahan.

Tuliskan asumsi: harga material per tanggal tertentu dan pekerjaan yang tidak termasuk.

Kapan surat ini dipakai

  • Renovasi rumah.
  • Pembangunan ruko atau gudang.
  • Pekerjaan interior kantor.
  • Tender proyek swasta.

Isi yang wajib ada

  • Nama dan lokasi pekerjaan.
  • Total harga dan terbilang.
  • Status pajak.
  • Masa pelaksanaan.
  • Masa berlaku dan pembayaran.
  • Lampiran RAB dan jadwal.

Contoh siap salin

SURAT PENAWARAN HARGA

[KOP KONTRAKTOR]

Nomor: [NOMOR] — Lampiran: RAB, jadwal pelaksanaan, profil perusahaan — Perihal: Penawaran Harga Pekerjaan [NAMA PEKERJAAN]

Kepada Yth. [NAMA PEMILIK PROYEK], di [TEMPAT]

Dengan hormat,

Setelah mempelajari gambar dan spesifikasi serta melakukan survei lokasi pada [TANGGAL], kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan [NAMA PEKERJAAN] di [LOKASI] dengan total harga Rp[JUMLAH] ([TERBILANG] rupiah), [sudah/belum] termasuk PPN, sesuai RAB terlampir.

Masa pelaksanaan [XX] hari kalender sejak SPK atau kontrak ditandatangani, dengan masa pemeliharaan [XX] hari setelah serah terima.

Usulan pembayaran: uang muka [XX]%, termin berdasarkan progres [XX]%, [XX]%, dan pelunasan setelah serah terima, dengan retensi [5]% sampai masa pemeliharaan berakhir.

Penawaran ini berlaku sampai [TANGGAL]. Pekerjaan di luar RAB dihitung sebagai pekerjaan tambah dengan persetujuan tertulis. Kami siap mempresentasikan penawaran ini.

[KOTA], [TANGGAL]

Hormat kami,

[DIREKTUR/PEMILIK], _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Survei lokasi.
  2. Susun RAB per item.
  3. Tentukan masa pelaksanaan.
  4. Usulkan termin dan retensi.
  5. Tulis masa berlaku.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Harga borongan tanpa RAB.
  • Tanpa masa berlaku.
  • Pekerjaan tambah tidak diatur.
  • Pajak tidak jelas.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu RAB?

Rencana anggaran biaya: rincian volume, harga satuan, dan jumlah setiap item pekerjaan.

Apa langkah setelah penawaran diterima?

Negosiasi, lalu SPK atau kontrak pemborongan.

Bagaimana jika harga material naik?

Batasi masa berlaku penawaran dan atur penyesuaian harga dalam kontrak bila perlu.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.