Surat permohonan resmi dipakai untuk meminta sesuatu kepada instansi, perusahaan, atau pejabat: izin, bantuan, data, fasilitas, atau layanan. Susunannya: kop (jika dari lembaga), nomor, lampiran, perihal, tujuan, salam, identitas pemohon, isi permohonan yang jelas, alasan dan dasar, daftar lampiran, penutup, dan tanda tangan.
Diperbarui:
Satu surat untuk satu permohonan. Permohonan yang spesifik lebih cepat diproses.
Tujukan kepada pejabat yang berwenang memutus, bukan sekadar ke kantor.
Dalam praktik sering sama; surat permohonan lebih umum dipakai dalam bahasa surat resmi.
Perlu meterai?
Umumnya tidak, kecuali diminta instansi atau surat dipakai sebagai alat bukti.
Berapa lama menunggu jawaban?
Tergantung instansi; tanyakan saat menyerahkan dan simpan tanda terimanya.
Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.