Surat edaran adalah naskah dinas yang memberitahukan, menjelaskan, atau memberi petunjuk tentang hal tertentu kepada banyak pihak sekaligus, misalnya seluruh karyawan, orang tua siswa, atau warga. Isinya: nomor dan tentang, latar belakang, maksud dan tujuan, isi edaran (poin-poin), waktu berlaku, dan tanda tangan pimpinan.
Diperbarui:
Surat edaran bersifat pemberitahuan atau petunjuk; aturan yang mengikat dengan sanksi sebaiknya dituangkan dalam keputusan atau peraturan.
Tulis isi dalam poin bernomor agar mudah dirujuk.
Kapan surat ini dipakai
Libur dan jam kerja khusus.
Kebijakan baru di kantor.
Informasi sekolah untuk orang tua.
Pengumuman kegiatan warga.
Isi yang wajib ada
Kop, nomor, tentang.
Tujuan edaran.
Latar belakang.
Isi dalam poin.
Waktu berlaku.
Tanda tangan pimpinan.
Contoh siap salin
SURAT EDARAN
[KOP]
Nomor: [NOMOR]
Tentang: [HAL]
Kepada Yth. [SELURUH KARYAWAN / ORANG TUA SISWA / WARGA RT XX]
Sehubungan dengan [LATAR BELAKANG], dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. [ISI 1]; 2. [ISI 2]; 3. [ISI 3].
Surat edaran ini berlaku sejak tanggal [TANGGAL] [sampai dengan TANGGAL].
Demikian surat edaran ini disampaikan untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Surat edaran ditujukan kepada kalangan tertentu dan lebih resmi; pengumuman ditempel atau disebarkan untuk umum.
Apakah surat edaran mengikat?
Bersifat petunjuk; untuk aturan yang mengikat gunakan peraturan atau keputusan.
Bagaimana menyebarkannya?
Melalui email, grup pesan, papan pengumuman, atau dibagikan dalam bentuk cetak.
Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.