Contoh surat keputusan (SK)

Surat keputusan (SK) adalah naskah dinas yang menetapkan keputusan pimpinan, misalnya pengangkatan pengurus, panitia, pegawai, atau penetapan kebijakan. Susunannya: kop, judul dan nomor, tentang, pejabat yang menetapkan, konsiderans menimbang (alasan), mengingat (dasar hukum atau aturan), memperhatikan (opsional), memutuskan dan menetapkan, diktum (KESATU, KEDUA, dst.), tanggal dan tempat penetapan, serta tanda tangan.

Diperbarui:

Diktum terakhir biasanya menyatakan bahwa keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan perbaikan jika ada kekeliruan.

Susunan panitia atau pengurus yang panjang dimasukkan dalam lampiran.

Kapan surat ini dipakai

  • Pengangkatan panitia kegiatan.
  • Pengangkatan pengurus organisasi.
  • Pengangkatan karyawan tetap.
  • Penetapan tim kerja.

Isi yang wajib ada

  • Kop, nomor, tentang.
  • Menimbang.
  • Mengingat.
  • Memutuskan dan menetapkan.
  • Diktum.
  • Tanggal penetapan dan tanda tangan.

Contoh siap salin

KEPUTUSAN [JABATAN PIMPINAN] [NAMA INSTANSI]

Nomor: [NOMOR]

Tentang: [PENGANGKATAN PANITIA/PENGURUS NAMA KEGIATAN]

[JABATAN PIMPINAN] [NAMA INSTANSI],

Menimbang

a. bahwa [ALASAN 1]; b. bahwa [ALASAN 2]; c. bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut perlu menetapkan Keputusan tentang [HAL].

Mengingat

1. [ANGGARAN DASAR/PERATURAN]; 2. [PERATURAN LAIN].

MEMUTUSKAN — Menetapkan

KEPUTUSAN [JABATAN] TENTANG [HAL].

KESATU

Mengangkat nama-nama sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini sebagai [PANITIA/PENGURUS].

KEDUA

[TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB / MASA BERLAKU].

KETIGA

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di [KOTA], pada tanggal [TANGGAL]

[JABATAN],

_______________ (cap)

[NAMA]

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Tulis alasan di bagian menimbang.
  2. Cantumkan dasar aturan di mengingat.
  3. Susun diktum bernomor.
  4. Lampirkan daftar nama.
  5. Tanda tangani oleh pejabat berwenang.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Tanpa konsiderans.
  • Dasar hukum tidak relevan.
  • Diktum tidak menyebut masa berlaku.
  • Ditandatangani pejabat yang tidak berwenang.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu konsiderans?

Bagian menimbang dan mengingat yang menjelaskan alasan dan dasar keputusan.

Bolehkah organisasi kecil membuat SK?

Boleh, dengan dasar AD/ART atau hasil rapat organisasi.

Kapan SK berlaku?

Sesuai diktum, biasanya sejak tanggal ditetapkan.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.