Contoh surat pembatalan jual beli tanah

Surat kesepakatan pembatalan jual beli tanah dibuat ketika penjual dan pembeli sepakat membatalkan jual beli yang belum selesai, misalnya karena pembeli gagal melunasi atau dokumen bermasalah. Isinya: rujukan perjanjian awal, alasan pembatalan, jumlah uang yang sudah dibayar, berapa yang dikembalikan dan kapan, pengembalian dokumen, serta pernyataan saling melepaskan tuntutan. Jika AJB sudah ditandatangani di PPAT, pembatalan tidak cukup dengan surat bawah tangan.

Diperbarui:

Periksa perjanjian awal: sering sudah diatur akibat pembatalan terhadap uang muka.

Kembalikan uang dengan bukti transfer dan kuitansi.

Kapan surat ini dipakai

  • Pembeli gagal melunasi.
  • Sertifikat ternyata bermasalah.
  • Salah satu pihak berubah pikiran.
  • Kredit bank pembeli ditolak.

Isi yang wajib ada

  • Rujukan perjanjian awal.
  • Alasan pembatalan.
  • Uang yang dibayar dan dikembalikan.
  • Jadwal pengembalian.
  • Pengembalian dokumen.
  • Pelepasan tuntutan.

Contoh siap salin

SURAT KESEPAKATAN PEMBATALAN JUAL BELI

Pada hari ini [HARI], tanggal [TANGGAL], [NAMA], NIK [NIK] (PENJUAL), dan [NAMA], NIK [NIK] (PEMBELI), sepakat sebagai berikut:

1.

Para pihak membatalkan Perjanjian Jual Beli tanggal [TANGGAL] atas tanah di [ALAMAT], [bukti hak NOMOR], karena [ALASAN].

2.

PEMBELI telah membayar Rp[JUMLAH] ([TERBILANG] rupiah). PENJUAL mengembalikan Rp[JUMLAH] ([TERBILANG] rupiah) [seluruhnya / setelah dipotong Rp JUMLAH sesuai Pasal X perjanjian awal] paling lambat [TANGGAL] ke rekening [BANK/NOMOR] atas nama [NAMA].

3.

PEMBELI mengembalikan [dokumen/salinan dokumen dan kunci] yang telah diterima, dan PENJUAL mengembalikan [dokumen PEMBELI] pada tanggal yang sama.

4.

Setelah pengembalian uang diterima, para pihak saling membebaskan dari segala tuntutan terkait perjanjian jual beli tersebut.

Dibuat rangkap dua bermeterai cukup di [KOTA], [TANGGAL].

PENJUAL, _______________ ([NAMA])
PEMBELI, _______________ ([NAMA])
Saksi, _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Baca ketentuan pembatalan di perjanjian awal.
  2. Sepakati jumlah yang dikembalikan.
  3. Tentukan tanggal pengembalian.
  4. Tukar kembali dokumen.
  5. Simpan bukti transfer.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Tidak merujuk perjanjian awal.
  • Tanpa tanggal pengembalian uang.
  • Dokumen tidak dikembalikan.
  • Mengira surat ini cukup setelah AJB.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah uang muka hangus?

Tergantung perjanjian awal dan kesepakatan; tanpa ketentuan, sebaiknya dirundingkan secara adil.

Bagaimana jika AJB sudah ditandatangani?

Pembatalan memerlukan akta baru di PPAT atau putusan pengadilan; konsultasikan dengan PPAT.

Perlu saksi?

Dianjurkan agar kesepakatan lebih kuat sebagai bukti.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.