Contoh surat perjanjian fee makelar

Surat perjanjian fee makelar mengatur komisi perantara yang membantu menjual atau membeli tanah, rumah, atau properti lain. Isinya: objek yang dipasarkan, harga penawaran dan harga minimal, besaran fee (persentase atau nominal), kapan fee jatuh tempo (misalnya saat pelunasan atau AJB), eksklusif atau tidak, masa berlaku, dan hak fee jika transaksi terjadi dengan pembeli yang dikenalkan makelar setelah masa berlaku berakhir.

Diperbarui:

Sengketa fee paling sering terjadi ketika penjual dan pembeli bertransaksi langsung setelah dikenalkan; atur hal ini secara tegas.

Tulis besaran fee dan dasar perhitungannya: dari harga transaksi, bukan harga penawaran.

Kapan surat ini dipakai

  • Menitipkan penjualan tanah kepada perantara.
  • Mencari pembeli rumah melalui kenalan.
  • Makelar mencarikan lahan untuk pembeli.
  • Kerja sama dengan agen perorangan.

Isi yang wajib ada

  • Objek dan harga.
  • Besaran fee.
  • Jatuh tempo fee.
  • Eksklusivitas.
  • Masa berlaku.
  • Perlindungan pembeli yang dikenalkan.

Contoh siap salin

SURAT PERJANJIAN FEE PERANTARA

Pada [TANGGAL], [NAMA], NIK [NIK], pemilik properti (PEMILIK), dan [NAMA], NIK [NIK], perantara (MAKELAR), sepakat sebagai berikut:

1. Objek

PEMILIK meminta MAKELAR mencarikan pembeli untuk [tanah/rumah] di [ALAMAT], luas [XX] m², [bukti hak NOMOR], dengan harga penawaran Rp[JUMLAH] dan harga terendah yang dapat diterima Rp[JUMLAH].

2. Fee

Jika terjadi jual beli dengan pembeli yang dikenalkan MAKELAR, PEMILIK membayar fee sebesar [X]% dari harga transaksi [atau Rp JUMLAH].

3. Jatuh tempo

Fee dibayar paling lambat [XX] hari setelah [pelunasan harga / penandatanganan AJB]. Jika pembayaran bertahap, fee dibayar [proporsional pada setiap tahap / setelah pelunasan].

4. Eksklusivitas

Penunjukan ini bersifat [eksklusif: PEMILIK tidak menunjuk perantara lain / tidak eksklusif] selama masa berlaku.

5. Masa berlaku

Perjanjian berlaku [XX] bulan sejak ditandatangani. Jika dalam [XX] bulan setelah berakhir terjadi jual beli dengan pembeli yang tercatat dalam daftar yang telah diserahkan MAKELAR, fee tetap dibayarkan.

6. Biaya pemasaran

Biaya iklan dan survei ditanggung [MAKELAR], kecuali disepakati lain secara tertulis.

7. Kewajiban makelar

MAKELAR menyampaikan informasi yang benar tentang properti dan tidak menerima fee dari pembeli tanpa sepengetahuan PEMILIK.

[KOTA], [TANGGAL]

PEMILIK, _______________ ([NAMA])
MAKELAR, _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Tetapkan harga penawaran dan harga terendah.
  2. Tulis persentase dan dasar perhitungan fee.
  3. Tentukan jatuh tempo.
  4. Catat pembeli yang dikenalkan.
  5. Bayar dengan kuitansi.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Fee hanya lisan.
  • Tidak mengatur transaksi langsung setelah dikenalkan.
  • Dasar perhitungan fee tidak jelas.
  • Makelar menerima fee ganda diam-diam.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa fee makelar yang umum?

Tidak ada angka baku; besaran disepakati para pihak, biasanya persentase kecil dari harga transaksi.

Kapan fee dibayar?

Paling aman setelah pelunasan atau AJB, sesuai yang ditulis dalam perjanjian.

Apakah agen properti berbadan usaha berbeda?

Agen perusahaan biasanya memakai perjanjian bakunya sendiri; periksa ketentuan eksklusivitas dan biaya.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.