Contoh berita acara rapat

Berita acara rapat adalah catatan resmi bahwa rapat telah dilaksanakan beserta hasilnya. Isinya: hari, tanggal, waktu, tempat, pimpinan dan notulis rapat, jumlah peserta dan kuorum, agenda, ringkasan pembahasan, keputusan yang diambil (dengan cara pengambilan keputusan), serta tanda tangan pimpinan rapat dan notulis. Berbeda dengan notulen yang merekam jalannya diskusi, berita acara menekankan fakta pelaksanaan dan keputusan.

Diperbarui:

Keputusan ditulis dalam kalimat yang bisa dilaksanakan: siapa melakukan apa dan kapan.

Lampirkan daftar hadir untuk membuktikan kuorum.

Kapan surat ini dipakai

  • Rapat pengurus organisasi.
  • Rapat dewan guru.
  • Rapat anggota koperasi.
  • Rapat warga atau musyawarah desa.

Isi yang wajib ada

  • Waktu dan tempat.
  • Pimpinan dan notulis.
  • Peserta dan kuorum.
  • Agenda.
  • Keputusan.
  • Tanda tangan dan daftar hadir.

Contoh siap salin

BERITA ACARA RAPAT [NAMA ORGANISASI/INSTANSI]

Nomor: [NOMOR]

Pada hari ini [HARI], tanggal [TANGGAL DALAM HURUF], pukul [JAM], bertempat di [TEMPAT], telah dilaksanakan rapat [JENIS RAPAT] yang dipimpin oleh [NAMA, JABATAN] dengan notulis [NAMA].

Peserta

Rapat dihadiri [JUMLAH] dari [JUMLAH] [anggota/peserta undangan] sehingga [memenuhi/tidak memenuhi] kuorum. Daftar hadir terlampir.

Agenda

1. [AGENDA 1]; 2. [AGENDA 2]; 3. Lain-lain.

Pembahasan

[RINGKASAN PEMBAHASAN SETIAP AGENDA].

Keputusan

1. [KEPUTUSAN 1], penanggung jawab [NAMA], tenggat [TANGGAL]; 2. [KEPUTUSAN 2]. Keputusan diambil secara [musyawarah mufakat / pemungutan suara dengan hasil X setuju, Y tidak setuju].

Rapat ditutup pukul [JAM]. Demikian berita acara ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pimpinan rapat, _______________ ([NAMA])
Notulis, _______________ ([NAMA])

Cara mengisi, langkah demi langkah

  1. Catat waktu mulai dan selesai.
  2. Hitung kuorum dari daftar hadir.
  3. Ringkas pembahasan per agenda.
  4. Tulis keputusan dengan penanggung jawab.
  5. Tandatangani dan bagikan.

Kesalahan yang sering bikin masalah

  • Keputusan tidak jelas.
  • Tanpa daftar hadir.
  • Kuorum tidak dicatat.
  • Terlambat dibagikan.

Untuk menyelesaikan dokumen

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya berita acara rapat dan notulen?

Notulen mencatat jalannya pembicaraan; berita acara mencatat fakta pelaksanaan dan keputusan secara resmi.

Siapa yang menandatangani?

Pimpinan rapat dan notulis, kadang ditambah perwakilan peserta.

Perlu nomor?

Untuk organisasi dan instansi, nomor memudahkan pengarsipan.

Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.