Surat pernyataan keaslian dokumen menyatakan bahwa semua dokumen yang diserahkan atau diunggah, seperti ijazah, transkrip, sertifikat, atau dokumen perusahaan, adalah asli, benar, dan sah. Isinya: identitas, daftar dokumen, pernyataan keaslian, kesediaan menunjukkan dokumen asli bila diminta, dan konsekuensi jika terbukti palsu. Penggunaan dokumen palsu dapat berakibat pidana, selain gugurnya pendaftaran.
Diperbarui:
Gunakan format dari panitia bila tersedia.
Simpan dokumen asli; verifikasi sering dilakukan pada tahap berikutnya.
Kapan surat ini dipakai
Seleksi pegawai atau BUMN.
Pendaftaran beasiswa.
Tender atau pengadaan.
Pendaftaran kuliah.
Isi yang wajib ada
Identitas.
Daftar dokumen.
Pernyataan keaslian.
Kesediaan verifikasi.
Konsekuensi.
Tanda tangan.
Contoh siap salin
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN DOKUMEN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama: [NAMA]; NIK: [NIK]; Alamat: [ALAMAT]; Nomor pendaftaran: [NOMOR].
Dengan ini menyatakan bahwa seluruh dokumen yang saya serahkan dalam [NAMA SELEKSI/KEGIATAN], yaitu: 1. [DOKUMEN]; 2. [DOKUMEN]; 3. [DOKUMEN], adalah asli, benar, dan sah.
Saya bersedia menunjukkan dokumen asli kapan pun diminta oleh panitia.
Apabila di kemudian hari terbukti dokumen tersebut tidak benar atau palsu, saya bersedia dinyatakan gugur atau dibatalkan kelulusannya serta dituntut sesuai hukum yang berlaku.
Jika disyaratkan panitia; banyak seleksi mewajibkan meterai Rp10.000.
Apa risiko dokumen palsu?
Pembatalan kelulusan dan dapat dituntut pidana pemalsuan.
Bagaimana mengunggahnya?
Pindai menjadi PDF sesuai ukuran maksimal yang ditentukan.
Contoh di halaman ini adalah teks acuan, bukan nasihat hukum. Ketentuan bisa berbeda menurut kasus dan daerah; untuk perjanjian bernilai besar atau keadaan yang rumit, mintalah notaris atau advokat memeriksanya sebelum ditandatangani.